Entri yang Diunggulkan

Tips memasak dengan Santan - Makanan Indonesia terutama di daerah Sumatera banyak menggunakan bahan santan kelapa sebagai penyedap ras...

Minggu, 12 April 2020

Cooking Competition Di ICook Culinary Center - Part 2

Cooking Competition - Sudah baca Part 1 di artikel sebelumnya? Gimana masih penasaran? Nah kita lanjut di Cooking Competition Di ICook Culinary Center - Part 2 yaa. 

Jadi setelah gugur di sesi pertama, dipanggil lagi via whatsapp untuk ikut Cooking Competition Di ICook Culinary Center. Mungkin karena hasil masakan semua peserta bagus-bagus dan mendekati sempurna. Jadilah diundang lagi.

Dengan perjalanan dari Stasiun Tebet ke Stasiun Rajawali, sampailah di tempat ICook Culinary Center. Masih berlokasi di Jalan Sunter Paradise Timur Raya Blok F 21 No 36-37 Tanjung Priok RT/RW 12/12 Kota Jakarta Utara. Sekarang lebih lancar perjalanannya karena udah hapal tempat dan patokan jalannya.

Setelah sampai dilokasi dan masih nunggu semua peserta sekitar 15 menit. Ternyata dari beberapa peserta ada wajah baru. Tapi teteup di dominasi ibu-ibu. Karena sebelumnya udah pernah dapat brosur, voucher kursus dan pulpen, jadi untuk saat ini gak dikasih lagi. Wkwkw..

Waktu lomba

Peraturan Lomba Masaknya masih sama. Dengan waktu kurang lebih 1 jam dengan tema lomba yang sama, yaitu Easter Cooking Competition dengan memasak Half-boiled egg, Poached Egg dan Omelette. Seperti biasa, sebelum mulai ada briefing dulu dan pembagian bahan lomba, yaitu 5 butir telur. Dan gak lupa ketinggalan yaitu pengecekan kualitas telur apakah masih fresh atau engga. Caranya masih sama yaitu, dikocok apakah isinya padat atau ngga. Kalau hasilnya ngga padat, artinya telurnya kurang fresh.


Waktu Memasak

Untuk memasak menu Half-Boiled Egg, Poached Egg dan Omelette masih sama dengan postingan sebelumnya yaitu Cooking Competition Di ICook Culinary Center - Part 1 tapi dengan durasi masak lebih cepat atau lebih sedikit menit ditiap menunya. Karena belajar dari pengalaman sebelumnya yang hasilnya overcooked semua. Wkwk.. Tapi yang berbeda lomba masak kali ini yaitu untuk masak Poached Egg pakai teknik Water Vortex.


Poached Egg ala aku:

Pakai teknik masak Simmering. Simmering adalah teknik memasak bahan makanan cair seperti saus yang didihkan terlebih dahulu.


1. Siapkan panci yang berisi air dengan takaran cukup untuk telur tenggelam. 
2. Masak dengan api kecil. 
3. Sambil menunggu mendidih atau Simmering, masukkan sekitar 1 sendok makan cuka dan sedikit garam.
4. Pecahkan telur dan taruh di mangkok kecil.
5. Lalu siapkan mangkok kecil yang berisi air matang suhu ruangan (biasa). Agar ketika Poached Egg matang, bisa berhenti proses masaknya ketika disimpan dalam mangkok tersebut.
6. Setelah mendidih atau Simmering. Aduk-aduk air dalam panci searah atau berlawanan arah jarum jam. Ingat, aduk dengan pelan atau beraturan & bukan cara bar-bar ya.
7. Lalu masukan telur dan tetap diaduk. Agar tekstur kuning telur tetap didalam putih telur.
8. Masak dengan durasi 4-5 menit.
9. Setelah selesai waktu, angkat dengan sendok sayur dan masukkan ke dalam mangkok air yang sudah disiapkan sebelumnya. Hal ini juga bertujuan agar cuka yang terdapat dalam permukaan Poached Egg bisa hilang dan telur tidak asam.
10. Sajikan.

Hasil Masakan yaitu Omelette, Poached Egg dan Half-Boiled Egg


Hasil Lomba

Setelah penjurian dengan cara membawa setiap masakan hasil olahan telur ke meja juri, hasil Cooking Competition Di ICook Culinary Center - Part 2 adalah:

1. Half-boiled Egg: mendekati sempurna, terlihat tekstur putih telurnya masih lembut tapi bagian dalam kuning telurnya masih pekat yang artinya sedikit lebih matang.


2. Poached Egg: Kini pakai Teknik Water Vortex. Hasilnya overcooked. Mungkin seharusnya 2-3 menit dan penampilannya tidak cantik karena bagian kuningnya keluar. Jadi si kuning telurnya matang setengah. :((



3. Omelette: Untuk hasil mendekati sempurna. Karena dibagian dalam Omelette lebih lembut & setengah matang. Cirinya dibagian luar Omelette masih kuning cerah.


Photo dulu sama Juri~


Karena dua hasil masakan telur mendekat sempurna, jadi majulah ke babak selanjutnya. :")
Akhirnya gak sia-sia belajar dari pengalaman sebelumnya.

Ets, keseruannya gak cuman sampai sini. Masih ada hal seru di next episode. Jadi tunggu yaa di postingan Cooking Competition Di ICook Culinary Center - Part 3. Dan penulis janji itu adalah part terakhir.

Jadi jangan sampai ketinggalan yaa. See you & salam bahagia.

Akhirnya ada peserta termuda, Hi Rizki 

@amanda.daisy21





Jumat, 10 April 2020

Cooking Competition Di ICook Culinary Center - Part 1

Cooking Competition - Ikutan Cooking Competition? Emang bisa masak? Ets, jangan salah, bisa dong. Walaupun gak jago amat. Berbekal pengalaman masak dari SD (Sekolah Dasar) kelas 6 udah masak sayur asem di sekolah, nekat lah ikutan. Wkwk.. Disamping karena gratis juga pendaftarannya dan hadiahnya menarik, jadi daftar deh. Mau tahu cerita lengkapnya? Baca terus sampai bawah ya.


Awal Mula

Berbekal informasi dari postingan instagram, lupa karena ada ads atau memang sebelumnya follow akun-akun kursus masak. Akhirnya coba daftar via whatsapp dan terpilihlah jadi peserta. Karena lokasi tinggal di Tebet, Jakarta Selatan dan Lokasi Lomba Masak ICook Culinary Center di Daerah Sunter, Jakarta Utara.
Dipilih naik kereta. Selain murah dan cepat, lokasi stasiun dekat dengan tempat tinggal. Perjuangan banget harus transit di Stasiun Manggarai dan Stasiun Jatinegara terus pindah kereta untuk tujuan turun di Stasiun Rajawali.

Berikut postingan informasi lomba:

instagram @icookculinary


JOIN AND WIN ICC EASTER CHALLENGE OF COOKING EGGS!
.
Paskah identik dengan telur. Apakah Anda dapat membuat berbagai hidangan telur yang berkualitas serta tertarik untuk mendapatkan hadiah jutaan rupiah? Jika ya, ikutilah Easter Challenge of Cooking Eggs dari @icookculinary! .
Syarat peserta:
- 1 tim terdiri dari 1 peserta
- Berusia 18—40 tahun.
- Bukan seorang chef profesional, pakar kuliner, atau instructure chef/dosen. - Sehat jasmani dan rohani.
.
Kegiatan lomba:
1. Peserta memasak plain omelette, half-boiled egg, poached egg, dan hard-boiled egg.
2. Panitia hanya menyediakan 6 butir telur untuk setiap tim dalam setiap challenge. Peserta dilarang membawa telur dari luar.
3. Panitia menyediakan kompor, boiling pan, frying pan, dan spatula. Peserta boleh membawa alat masak sendiri dan bertanggung jawab atas peralatan masing-masing.
4. Waktu persiapan 10 menit, waktu memasak 45 menit. Semua persiapan dan pengolahan hanya dilakukan di waktu tersebut.
5. Pengumuman pemenang akan diumumkan di hari yang sama.
6. Peraturan dapat berubah sewaktu-waktu dan keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.
.
Acara dilaksanakan tanggal 27 April 2019 pukul 10.00—selesai. Berikut adalah hadiah untuk para pemenang.
1. Handphone Samsung + voucher senilai IDR 2.000.000 (khusus kelas 6 bulan)
2. Slow juicer + voucher senilai IDR 1.000.000 (kelas private/6 bulan)
3. Pepper shaker + voucher IDR 500.000 (semua kelas)
.
Untuk daftar dan info lebih lanjut, silakan hubungi 0812-8801-9253.
.
Professional Culinary Center for aspiring chefs & food enthusiast
www.i-cookculinary.com

Tempat

Karena takut telat dan belum tahu tempatnya, udah berangkat 2 jam sebelumnya untuk estimasi nyasar, nunggu kereta yang lama, dan akhirnya jadi orang pertama yang dateng. Wkwk..
Bingung kan dan takut salah tempat. Dan sampailah di Ruko dan ada papan nama ICook Culinary Center. Lokasi ICook Culinary Center ini di Jalan Sunter Paradise Timur Raya Blok F 21 No 36-37 Tanjung Priok RT/RW 12/12 Kota Jakarta Utara. Perjalanannya dari turun di Stasiun Rajawali, lanjut naik Gojek/Grabbike.


Briefing

Karena ada beberapa peserta yang belum datang, jadi ada waktu tunggu sekitar 15-30 menit (lupa). Setelah nunggu, datang lah beberapa peserta yang rata-rata ibu-ibu dan ada peserta kursus masak ICook Culinary Center sendiri. Auto gak pede kan. Mungkin jadi peserta termuda juga. Malah cuman berbekal belajar via youtube. (Hiks). Tapi harus percaya diri dan juga udah punya basic masak. Apalagi tema lomba "Easter Cooking Competition", bisalah sekedar masak telur mah. Yah kalau memang gak menang juga gak apa, karena memang tujuannya cari kegiatan & pengalaman aja.

Tiap peserta dapat name tag, voucher kursus masak, brosur & pulpen lho. Btw kalau mau dapat sertifikat, gak dapet. Karena sertifikatnya khusus buat yang kursus di ICook Culinary Center ini aja.

Instagram @amanda.daisy21


Lomba Masak

Sebelumnya mulai, ada perkenalan tentang tempat kursus & briefing tentang peraturan lomba masak di ICook Culinary Center (termasuk station masak, bahan, alat masak) di lantai 1. Oia, untuk tambahan mangkok atau sendok dll, bawa dari rumah ya. Untuk tempat lomba masaknya ada di lantai 2. Jadi ada 3 ruangan di lantai 2, 1 ruangan sedang ada peserta khusus, 1 ruangan untuk headchef atau para chef instruktur, dan 1 tempat lagi untuk Lomba Masak. Di tempat lomba masak sekitar ada 12 meja station masak lengkap dengan kompor, alat masak dan 6 tempat cuci piring dan yang penting ada exhaust fan dapur.

Tempat Lomba Masak


Belum lengkap rasanya kalau masak belum pake apron dan topi koki. Wuih, serasa di  Galeri MasterChef deh. Deg-degan banget pas juri atau headchef ada didepan meja peserta kasih aturan lomba.

Jadi tiap peserta dikasih pas 5 telur. Tidak boleh gagal karena gak dikasih telur lagi. Waktu masak 60 menit untuk semua telur. Jadi untuk estimasi tiap telur dimasak dalam waktu 15 menit. 

Peserta harus masak 3 jenis masakan olahan telur yaitu poached egg, half-boild egg/semi-soft egg, dan omelette. Kalau hard-boiled egg engga ada, karena ini masakan telur standar alias telur rebus biasa yang full matang itu. Oia, setelah semua dikasih telur, aku langsung cek tuh si 5 telur tersebut masih fresh atau engga. Caranya dikocok atau digoyang-goyangkan. Kalau telur isiannya terkocok atau engga padat, nah artinya telurnya udah lama. Karena pas banget dapat 3 dari 5 telur yang kurang fresh, cobalah ajuin ke juri lain atau chef untuk tukar telur. Karena kalau telur kurang fresh, mempengaruhi rasa & masakannya.

Jadi sistemnya, setiap selesai masak per 1 butir telur kecuali untuk omelette butuh 3 telur. Lalu olahan telur langsung maju ke meja juri untuk langsung penilaian. Untuk olahan telur pertama, yaitu masak half-boiled egg. 

Half-boiled egg ala aku yaitu:

Pakai teknik masak Poaching. Poaching adalah teknik memasak dengan menggunakan bahan cair dan api yang kecil 

1. Awalnya masak air sampai kira-kira 1 telur tenggelam semua dengan api kecil.
2. Tunggu sampai mendidih atau gelembungnya kecil, lalu kasih garam sedikit.
3. Setelah mendidih, taruh telur pakai sendok stainless steel sayur +atau sendok juga bisa. Biar gak pecah kena permukaan panci. 
4. Setelah telur baru masuk, barulah di stop watch. Sambil nunggu, siapin mangkuk yang sudah diisi air keran. Tujuannya untuk setelah telur masak, rendam di air tersebut biar proses masaknya berhenti.
5. Tepat 7 menit 30 detik, diangkatlah telur dan langsung direndam pada mangkok yang sudah diisi air sebelumnya.
6. Sajikan dipiring.

Penasaran hasil dan komen juri? Tunggu sampai selesai semua proses masak yaa. Hihi..


Poached Egg ala aku:

Pakai teknik masak Simmering. Simmering adalah teknik memasak bahan makanan cair seperti saus yang didihkan terlebih dahulu.

1. Sama seperti proses masak Half-boiled Egg. Awalnya masak air sampai kira-kira 1 telur tenggelam semua dengan api sedang.
2. Tunggu sampai mendidih. Agar cepat prosesnya, api nya boleh besar.
3. Setelah sedikit mendidih yang tandanya ada gelembung kecil-kecil alias istilah masaknya yaitu simmering. Masukkan sedikit garam & apinya dikecilin lagi.

FYI, karena tekniknya macam-macam, ada yang pakai plastik (plastic wrap method), pakai saringan (Sieve Method) , dan pakai teknik water vortex. Karena pemula & ini bener-bener pertama kali masak poached egg, jadi dipakailah teknik plastik.

4. Sediakan mangkok yang sudah dialasi plastik. Kasih minyak goreng sedikit biar gak lengket. Lalu pecahkan telur dan simpan diatas plastik, lalu diikat plastik tersebut.
5. Sebelum plastik yang sudah berisi telur itu dimasukan ke dalam panci. Air yang dalam panci tersebut harus diputar aduk teratur searah atau berlawanan jarum jam. Bukan aduk air sembarang atau bar-bar ya.
6. Setelah air dalam panci tersebut berputar-putar, langsung masukan telur dan set stopwatch. Aduk pelan-pelan, agar sikuning telurnya tetap dalam putih telur. Jadi nanti telurnya cantik, si kuning telurnya tidak pecah keluar dan tetap dalam putih telur. Sambil nunggu, siapin mangkuk yang sudah diisi air keran. Tujuannya untuk setelah telur masak, rendam di air tersebut biar proses masaknya berhenti.
7. Rebus dalam waktu 5-6 menit. Angkatlah telur dan langsung direndam pada mangkok yang sudah diisi air sebelumnya.
8. Buka plastiknya dan sajikan dipiring.



Omelette ala aku: (Btw bukan telur dadar biasa guys)

1. Pecahkan 3 telur dalam mangkok. Kasih garam sedikit lalu aduk.
2. Siapkan wajan & tuang minyak sedikit. Nyalakan dengan api kecil.
3. Tuang telur dalam wajan, tampilan telur agak diacak tapi beraturan ya. Karena ini bukan bikin telur orak arik. Jadi setiap diaduk atau diseret kedepan, adonan penuhin wajan. Nah disitu telur diseret kekanan atau kekiri lagi, & begitu seterusnya. 
4. Kumpulin telur ke bagian depan hingga berbentuk bulan sabit atau gampangnya di bagi 2 lalu dibagi 2 lagi. 
5. Goreng sebentar aja sekitar 2 menit mungkin ya, karena khas omelette ini bagian luar kering matang (tampilan masih kuning) bukan berarti matang kecoklatan dan bagian dalam masih setengah matang sedikit. 
6. Sajikan

Mon maap ribet bacanya pemirsa, tapi emang kenyataan begitu & ribet juga bagian masak per-telur-an ini terutama omelette ini. :")

Hasil masakan Half-boiled egg, poached egg & omelette

Hasil Lomba


Setelah dikejar waktu, jadilah sekitar 45 menit selesai 3 sajian olahan telur yaitu Half-boiled Egg, Poached Egg, dan Omelette.

Hasilnya:
1. Half-boiled Egg: terlalu matang, mungkin karena over cooked 1-2 menit. Cirinya, bagian putih telur lebih matang dan bagian kuning telur warna kuningnya lebih pekat yang artinya sedikit lebih matang.

2. Poached Egg: Teknik plastic wrap method bagus. Cuman lazimnya pakai teknik water vortex yang pakai cuka sambil diputar dalam air mendidih. Jadi hasilnya lebih perfect softnya. Dan hasilnya juga over cooked 1-2 menit, jadi kurang setengah matang gitu. :") Cirinya, bagian putih telur lebih matang  berwarna putih pekat dan bagian kuning telur warna kuningnya lebih pekat yang artinya sedikit lebih matang.

3. Omelette: Hasilnya overcooked, karena diatas 3 menit masaknya. Teksturnya kurang fluffy dan bagian dalam kurang setengah matang. Dan teknik yang bagus & dipakai chef umumnya, pan nya di panaskan dulu. Bukan Pan diisi minyak baru dipanaskan. Setelah pan dipanaskan & agar tahu cirinya sudah panas, cipratkan air sampai kering. Baru taruh minyak goreng.

Akhirnya deg-degannya selesai


Karena dari semua masakan hasilnya overcooked, jadilah belum beruntung guys sebagai pemenang. Sedih sih artinya emang harus belajar lagi & tapi senengnya dapet ilmu langsung dari chef profesional. Siapa tahu yaa kan bisa ikutan MasterChef Indonesia. xD. Kalian yang baca tulisan ini, jadi saksi yaa. Aamiin :D


Ets, ternyata cerita Cooking Competition Di ICook Culinary Center belum selesai sampai sini & ada kejutan cerita lainnya.
Tunggu di next postingan yaa, Cooking Competition Di ICook Culinary Center Part 2. 
See You dan salam bahagia semuanyaa....


Foto dulu bareng juri/headchef & Mbak Melly (peserta kursus ICC)


Sumber referensi:
https://brainly.co.id/tugas/10741978
https://www.instagram.com/p/BwCRKHng_gM/


Rabu, 08 April 2020

Kuliner Khas Tangerang: Kuliner Legendaris Nasi Jagal

Nasi Jagal - Sekilas Nasi Jagal kesannya serem ya. Jagal, yang artinya pemotongan atau penyembelihan. Tapi ternyata ngga kok. Malah kini Nasi Jagal jadi kuliner khas di Kota Tangerang, tepatnya di daerah Bayur. Awalnya diajak kulineran lah, tapi syarat yang unik dan belum pernah cobain plus terkenal. Nah, direkomendasiin lah, kata temen "Ke Nasi Jagal aja Man, lu belum pernah coba kan". Menarik tuh, buat konten juga bagus. Perjalanan pake motor dari Jakarta Selatan ke Tangerang, jauhhhh benerrrr. Karena malam dan buka 24 jam, langsung berangkat dan perjalanan sekitar 2 jam mungkin ya, karena plus muter-muter juga. Wkwkwk.

Penasaran gimana? Lanjut baca kebawah ya.


Asal Usul

Nasi Jagal, artinya nasi (beras yang dimasak) dan Jagal (pemotongan/penyembelihan). Pas banget karena menu yang disajikan itu bisa semua bagian sapi termasuk jeroan, daging kepala dan gajih. Karena minatnya masyarakat olahan daging. Jadilah yang terkenal menu daging sapi bumbu kecap atau Nasi Jagal .

Dekat tempat jagal hewan
Awalnya kuliner ini dijual oleh orang Madura yang merantau ke Tangerang dan karena tinggal dekat  pemotongan hewan. Maka didirikanlah Nasi Jagal ini untuk melayani para pekerja Jagal dan masyarakat sekitar.

Lokasi Nasi Jagal bagian luar


Asal kuliner ini dari RPH alias Rumah Pemotongan Hewan dan sampe sekarang nama yang terkenal Nasi Jagal. Untuk tahun kapan berdirinya, setelah cari info, belum dapat info valid baik dari internet atau orang sekitar. Karena kan harus dari beberapa narasumber. Tapi kata temen ini udah lama, dibawah tahun 2018. Dan waktu penulis datang kesana sekitar Agustus 2018. Karena penasaran, tanyalah ke penjual, jadi ternyata ada 2 tempat nasi jagal, yang di bagian dalam dan diluar pinggir jalan. Jadi beliau udah berjualan di bagian dalam dekat RPH atau tempat jagal selama 2 tahun dan diluar pinggir jalan selama 4 tahun. Mungkin yang lebih tahu & asli orang Tangerang, boleh komen dibawah yaa..  



Lokasi Makan

Seperti diparagraf sebelumnya. Tempat makan Nasi Jagal ini dibagi 2 tempat, yaitu bagian dalam dan luar. Untuk bagian dalam itu memang bagian asal usul nama Nasi Jagal itu ada. Nah waktu penulis datang, penulis makan di Jalan Bayur, Periuk di Kota Tangerang (bagian luar). Lokasinya gak jauh dari Pusat Pemerintahan Kota Tangerang sekitar 6 km dan dari Pintu Air 10 Sungai Cisadane sekitar 1,5 km. 

Untuk waktu buka, 24 Jam Nonstop. Wow ngalahin Mekdi gak tuh. Terus bisa dipesan lewat aplikasi online yaitu Grabfood atau Gofood. Mantul, canggih bener. 

Nasi Jagal bagian dalam & lebih dahulu


Harga

2016: Seporsi Nasi Jagal Rp 13.000. (Belum termasuk minum & info dari temen yang agak-agak lupa, Wk.. )
2018: Seporsi Nasi Jagal Rp 11.000 (Nasi & Olahan Daging bumbu kecap)
          Seporsi Nasi Goreng Jagal Rp 13.000 (Nasi Goreng dan potongan daging tanpa bumbu kecap)

Penulis kurang paham juga kenapa lebih murah, karena belum bisa perbandingan dari sebelumnya. Kalau perkiraan sih mungkin porsi dagingnya lebih sedikit & mungkin tiap kedai berbeda-beda harganya.

Oia, pelengkapnya ada sambal, timun, telor asin, dan kerupuk melinjo.

Nasi Jagal seporsi Rp 11.000


Nasi Goreng Jagal Rp 13.000

Pelengkap Nasi Jagal



Review

Nasi Jagal, rasanya enak, bumbu kecapnya kerasa. Sesuai ekspektasi dari gambar yang bertebaran di google. Untuk perempuan, porsinya pas. Mungkin kalau laki-laki kurang. Haha..

Nasi Goreng Daging Jagal, rasanya enak tapi biasa aja, mungkin kalau dagingnya dibumbui yang sama kaya Nasi Jagal, mungkin lebih mantap.

Intinya lebih suka yang Nasi Jagal. Mungkin karena memang Masterpiece nya.

Penulis makan di kedai ini



Oke deh, mungkin sekian review pengalaman dan rasanya. Semoga membantu Kamu buat gambaran yang mau nyobain Kuliner Khas Kota Tangerang yaitu Kuliner Legendaris Nasi Jagal. Atau setelah baca ini malah makin lapar? Wkwkwk Sama, penulis juga :( Tapi udah terbatas gak boleh keluar rumah & kulineran karena lagi Physical Distancing dan ada Pandemi COVID-19 (Corona Virus). Sediiii :((


Oia, sehat & bahagia selalu guys. Boleh kali yang suka tulisan ini, dishare dan dikomen biar makin semangat nulis. Hihi... Dan jangan lupa cantumin sumber penulis, terimakasih. :))



Sumber referensi:


https://banten.idntimes.com/food/dining-guide/muhammad-iqbal-15/nasi-jagal-khas-tangerang-yang-melegenda/full

https://www.pesenmakan.id/nasi-jagal-makanan-khas-tangerang-yang-melegenda/




Karena lokasi Nasi Jagal dekat Masjid & Gedung Walikota, jadi mampir dulu deh









     

Minggu, 10 November 2019

YOFORIA -Minuman Fresh Yogurt Masa Kini


YOFORIA – MINUMAN FRESH YOGURT MASA KINI

Yoforia - Aktifitas padat dan sibuk, membuatku menjadi tidak teratur makan dan minum, sehingga sering mengalami gangguan pencernaan seperti diare atau buang air besar (BAB) menjadi tidak lancar. Terlebih aku tipe orang yang kurang suka minum obat, disamping obat terbuat dari bahan kimia yang membuat efek samping jangka panjang dan aku juga tipe orang pelupa. Duh.

Kini ada pilihan praktis untuk menjaga kesehatanku, yaitu dengan minuman fresh yogurt masa kini sebut saja dia “Yoforia”. Ya, soal makanan atau minuman, bahkan untuk kesehatan, aku sangat selektif terlebih pada aktifitas padat dalam bekerja serta mobilitas tinggi keluar kantor. Aku gak ragu pilih Yoforia sebagai fresh yogurt untuk menjaga kesehatan pencernaanku.

Ada yang sudah kenal Yoforia? Sebelum kenal lebih jauh banyak manfaat super dari Yoforia ini, yuk kenalan dulu.

Apa itu Yoforia?

Yoforia adalah fresh yogurt yang memiliki live prebiotics. Mengandung milyaran probiotik untuk melancarkan kesehatan pencernaan. Apalagi Yoforia ini terbuat dari susu sapi segar melalui fermentasi bakteri. Asem banget dong rasanya? Susah diteguk gak sih? Hii yogurt pasti gitu semua deh. Etss, jangan dulu negative thinking gitu dong. Yoforia ini beda banget. Ternyata rasa Yoforia menggunakan live probiotics khusus sehingga rasa yang dihasilkan tidak terlalu asam dan lebih creamy. Serius gaess. Kok bisa? Bisa dong, karena rahasianya Yoforia ini mengandung Live Probiotics atau bakteri baik hidup yang terkandung didalamnya, milyaran pula jumlahnya. Waw! Karena setelah jadi Yogurt, Yoforia ini tidak melalui proses apapun, terlebih tahap pemanasan atau UHT sehingga bakterinya tetap hidup dan manfaatnya terjaga. Nah, ga sia-sia deh kamu minum yogurt dan tetap dapat manfaatnya. Walaupun diluar sana banyak merek Yogurt yang bermacam rasa dan keunggulan, tapi gak banyak merek Yogurt yang mengandung live probiotics lho.



Probiotik itu apa?

Dari tadi bahas probiotik. Ada yang sudah paham? Beda dengan Prebiotik apaan ya? Nah sekilas aja. Jadi manusia punya ribuan jenis bakteri dalam tubuh. Ada bakteri normal dan patogen. Patogen adalah bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Probiotik adalah bakteri yang membantu agar fungsi tubuh menjadi normal dan menjaga keseimbangan bakteri dalam tubuh. Kalau jumlah patogen berlebih, otomatis probiotik menjadi lemah sehingga menyebabkan infeksi. Untuk itu kita membutuhkan prebiotik yang bersumber dari buah dan sayur mengandung karbohidrat kompleks yaitu serat, agar probiotik bisa bekerja maksimal. Nah probiotik bisa diperoleh dari makanan hasil fermentasi seperti fresh yogurt, kimchi, dll.

Manfaat Yoforia

Gak cuman buat kesehatan pencernaan, buat aku yang punya cita-cita langsing sehat dan sedang menjalani program diet. Pas banget dan Kamu harus “akrab” sama Yoforia ini.  Jadi Yoforia ini mengandung Dietary Fiber dari buah jeruk alami sehingga teksturnya lebih lembut dan cocok untuk diet. Nah, ini cocok dengan pembahasan sebelumnya yaitu tentang prebiotik.

Bahas tentang diet, pekerjaanku banyak diisi kegiatan meeting dan outdoor, terlebih pada pagi hari terkadang ada jadwal meeting dadakan dengan klien, telponin klien dan suka gak sempet sarapan. Sedih banget, mana takut gak fokus, apalagi takut terdengar bunyi keroncongan depan klien karena belum sarapan. Hiks. Nah sekarang ada sarapan praktis juga, cukup minum Yoforia 1 botol di pagi hari sebelum sarapan, ternyata kuat dan tahan lapar sampai jam makan siang tiba. Ajaib bener Yoforia ini yang mengandung Dietary Fiber, suerr deh! Bisa juga buat pengganti makan malam, cukup minum Yoforia aja. Goodbye karbo~

Terlebih sejak rutin minum Yoforia tiap hari, pencernaan juga makin lancar, dan perut gak begah penuh gitu. Jadi enteng beraktifitas dan bisa makan beragam makan makanan favorit! Yumm.. Makin cinta deh sama Yoforia.

Yoforia varian rasa Blueberry Good


Berbagai Varian Rasa

Sebagai orang yang butuh asupan minuman fresh yogurt setiap hari, pastinya bosen dong kalau rasanya itu-itu aja. Nah, Yoforia ini memiliki varian rasa yang unik ada 7 varian rasa yang ciamik, yaitu Authentique (Plain/Original), Soursop Bliss (Sirsak), Peach Delight, Berry Smooth, Blueberry Good, Coffee Cream dan Lychee Blast. Salah satunya rasa yang belum pernah ada di merek minuman yogurt lain ternyata ada lho di Yoforia ini. Ets, tapi ini bukan rasa kenangan manis yang pernah ada saat bersama dia.  :”) Bukan gaes. Kenalin nih rasa Coffee Cream. Jadi rasanya tetap ada fresh yogurt tapi kerasa juga rasa kopinya gitu, enak banget sumpah! Yogurt tapi Kopi? Bingung? Cobain sendiri ya.

Yoforia dengan 7 varian rasa


Terus ada rasa terbaru yaitu Lychee Blast yang eksotis. Jadi rasanya walaupun fresh yogurt tapi tetap berasa rasa lecinya. Seger…! Jadi rasa favorit aku itu Yoforia Coffee Cream & Lychee Blast. Yumm..


Yoforia varian rasa Coffee Cream
Yoforia varian terbaru rasa Lychee Blast

***

Kamu sudah pilih yang fresh yogurt yang mengandung live probiotics dan mengandung Dietary Fiber? Kamu dapat menceritakan rasa Yoforia favorit kamu. Yuk, komen dibawah.

Yoforia gampang dicari kok. Kini sudah tersedia di minimarket dan supermarket terdekat Kamu ya. Cuman kalau Kamu mau 7 semua varian lengkap Yoforia, kamu bisa cari di supermarket ya. Buat yang kepo tentang Yoforia, bisa cek ke www.yoforia.id, twitter @yoforiaID atau instagram @yoforiaid.

Gimana pembahasan lengkap tentang Yoforia di tulisan artikel kali ini? Semoga bermanfaat ya dan membantu Kamu buat yang ingin hidup sehat terutama untuk kesehatan pencernaan. Ada saran dan komen? Yuk komen dibawah. Salam bahagia~~










Sumber referensi:
Adolfsson, O., Meydani, S.N. and Russell, R.M., 2004. Yogurt and gut function. The American journal of clinical nutrition80(2), pp.245-256.

Saavedra, J.M., 2007. Use of probiotics in pediatrics: rationale, mechanisms of action, and practical aspects. Nutrition in clinical practice22(3), pp.351-365.


Rabu, 24 April 2019

Review Good Time Milky: Clozette X Good Time Cookies

Good Time Milky - Siapa yang udah pernah nyobain Good Time Milky? Ada rasa baru nih dari Cookies Good Time.

Awalnya bisa dapat produk gratis dari Good Time Milky karena follow instagram Clozette. Menarik nih dan ada rasa baru juga. Dicoba lah dan langsung daftar. Kebetulan juga paling seneng kalau review makanan. Hihi..

Awal periode review dan dapat gratis produk di tanggal 29 Desember 2018 sampai 25 Januari 2019. Daftarlah di bulan Januari 2019, ternyata produk Good Time Milky baru diterima 26 Februari 2019. Wow lama ya...



Review Rasa

Good Time Milky untuk tekstur sama dengan rasa klasik yaitu yang rasa coklat. Untuk segi rasa lebih vanilla atau susu. Khas dari Good Time Milky ini tetap dengan chip coklatnya, tapi bedanya ini coklat putih.

Untuk pecinta susu atau vanilla, rasanya pasti cocok dan suka. Tapi kalau penulis pribadi, lebih suka yang coklat atau doble chocochip.




Review Harga

- Cookies Good Time Milky ukuran 72 gram, harganya sekitar Rp 7.000-8.000.

- Cookies Good Time Milky ukuran 15 gram x 12 pcs sekitar Rp 10.000-12.000.





Beli Dimana

Nah, karena sudah tersedia dipasaran, kini Good Time Milky sudah bisa beli di toko, warung, mini market, supermarket terdekat bahkan di e-commerce favorit kamu.



Sekian Review Good Time Milky x Clozette. Semoga membantu menemukan rasa favorit kamu. Nah kamu lebih suka Good Time Cookies rasa apa? Komen dibawah ya...





Dokumentasi



instagram: amanda.daisy21

instagram: amanda.daisy21







Filosofi Kopi


Minggu, 06 Januari 2019

Gultik Blok M : Murah & Enak

Gultik Blok M - Ada yang pernah denger kata Gultik? Kalo anak gaul Jakarta pasti tahu, karena ini udah tersohor banget. Gultik adalah singkatan dari Gulai Tikungan, tempat makan ini berada dipinggir jalan ditikungan belakang Blok M Plaza yaitu di jalan Mahakam dan Jalan Bulungan, Jakart Selatan, jadilah nama Gultik Blok M. Malah ada plesetan kata Gultik ini dengan Gulai Tikus. Pliss bukann.... ini beneran dari daging sapi & beberapa kali makan disini karena emang enak banget rasa gulainya.Yuk ah simak ulasan berikut tentang Gultik ini.......

Gulai
Gulai adalah makanan bersantan khas dari Pulau Sumatera ini dihidangkan dari daging sapi lengkap dengan jeroannya. Perbedaan dengan gulai lain itu dari kuahnya. Nah gulai tikungan atau Gultik Blok M ini menurut info dari penjual, resepnya asli dari Solo. Bukan Jennie yang nyanyi Solo itu. Bukann... Haha Balik ke Gultik. Nah Gultik Blok M ini kuahnya gak terlalu kental dan berwarna kuning merah keemasan. Rasanya gak pedas.

Asal
Salah satu pedagang Gultik Blok M
Gultik Blok M ini ternyata udah ada dari tahun 1980-an. Harga seporsinya di tahun 1980-an itu sekitar Rp 200/porsi. Waw murah yak. Dulunya Gultik masih sedikit yang jual, sekarang di tahun 2018 yang dagang udah banyak banget. Berjejer penuh sepanjang Jalan Mahakam dan Bulungan, Jakarta Selatan. Jadi gak heran kalo kamu kepo sama pedagang disini udah jual berapa lama, pasti rata-rata jawabannya dari generasi kedua. Dari kalo nyebutin Gulai Tikungan kepanjangan, jadilah disingkat dengan nama gaul Gultik alias Gulai Tikungan.


Review
Di tahun 2018 ini seporsi Gultik Blok M ini lengkap dengan nasi, gulai sapi, kerupuk cukup bayar Rp 10.000 aja. Kenyang buat kamu yang porsi diet. Tapi menurut penulis, 2 porsi baru pas sih kenyangnya. Karena seporsinya itu dikit banget, kaya cuman ganjal perut aja. :(( Karena seporsinya itu kira-kira cuman 1 centong nasi aja. Jangan lupa lauk tambahannya, ada sate telur puyuh, sate ati ampela, sate usus, per tusuknya Rp 5.000 aja. Kurang pedes? Bisa tambah sambelnya. Masih lapar? Jangan malu guys buat nambah ke Mang dagangnya, pasti dijabanin mau berapa porsi, asal dibayar ya. Hehe..

Kali ini penulis makan di mang dagang asli Solo yang udah jualan dari tahun 1990, dia generasi pertama dan sudah berjualan dari umur 18 tahun. Karena Gultik Blok M ini dari tahun 1980-an, berarti Mang (lupa nanya nama) ini "pendatang baru" bisa disebut begitu kali ya. Gultik ini baru buka dari jam 17.00 - 02.00 WIB, tergantung dari persediaan juga.


Para pedagang Gultik Blok M berjajar

Karena yang jual banyak banget, jadi kamu pasti bingung dimana Gultik Blok M paling enak di spot yang mana, karena untuk rasa, harga dan porsi semua hampir sama enaknya. Jadi, ya untung-untungan gitu deh.

Tips lain makan disini, kamu harus siapin banyak receh, karena banyakkkk bangettt yang ngamen. Mulai dari ondel-ondel sampai pengamen. Yak, siap-siap aja. Dan kalo lagi gak beruntung atau pas lagi hujan, tenang, tiap pedagang ada payungnya, jadi kamu tetap bisa makan nyaman walaupun deket gerobaknya. Wkwkwkw.. 

Oia, disini gak cuman jual Gultik aja, dijual pula berbagai macam lainnya, seperti minumannya, eh ada rambut nenek juga atau arummanis. Oia, Gultik Blok M ini paling ramai di malam minggu atau weekend ya, jadi siap-siap bingung nyari tempat duduk atau kamu bisa pindah ke pedagang Gultik lain di sekitar lokasi.
Seporsi Gultik Blok M plus sate telur puyuh cuman Rp 15.000

Buat rasa, menurut penulis yang suka kuliner ini, Recomended Gultik Blok M ini, karena rasa kuahnya itu gak terlalu tajem rempahnya dan kental, dagingnya empuk dan gak bau amis terus harganya terjangkau buat semua kalangan, mulai dari mahasiswa sampai orang kantoran. Jadi mulai dari rasa sampai harga, PAS lah. Dan juga lokasinya mudah dijangkau dari mana-mana.

Jadi, masih ragu buat nyobain Gultik Blok M ini?? Yap, jangan lupa di agendakan ya. Kalau kamu suka tulisan ini atau ada komentar, boleh banget komen dibawah. Selamat kuliner........

Nah itu satu piring itu seporsi nasinya, kira-kira 1 centong nasi